Perlindungan Hukum terhadap Penjual Akibat Wanprestasi yang Dilakukan oleh Pembeli Berdasarkan Sistem Purchase Order dan Invoice

Authors

  • Richardo Daniel Engelber Sutrahitu Universitas Jayabaya
  • Amelia Nur Widyanti Universitas Jayabaya
  • Mulyadi Mulyadi Universitas Jayabaya

DOI:

https://doi.org/10.59059/mutiara.v4i3.3386

Keywords:

Breach of Contract, Invoice, Legal Protection, Purchase Order, Seller

Abstract

This study analyzes the legal consequences of a buyer's breach of contract and the legal protection available to sellers in transactions conducted through a purchase order and invoice system. The research employs a normative juridical method using statutory, case, analytical, and conceptual approaches. The primary legal materials include the Indonesian Civil Code and three court decisions: Palu District Court Decision Number 16/Pdt.G/2023/PN.Pal, Surabaya District Court Decision Number 40/Pdt.G/2022/PN.Sby, and Karawang District Court Decision Number 60/Pdt.G/2019/PN.Kwg, which was subsequently upheld at the appellate and cassation levels. The findings demonstrate that purchase orders and invoices may establish and evidence a binding contractual relationship when the requirements for a valid agreement are satisfied and performance has been carried out by the parties. A buyer who fails to make payment after receiving the goods may be declared in breach of contract and held liable for the outstanding debt, damages, moratory interest, and litigation costs. Legal protection for sellers may be provided preventively through proper transaction documentation and formal notices of default, and repressively through civil litigation to restore the seller's contractual rights.

References

Ananta, H. (2019). Perlindungan hukum bagi pembeli dalam perjanjian pengikatan jual beli saham perseroan terhadap pembatalan sepihak melalui konsinyasi oleh penjual yang lebih dulu wanprestasi [Tesis magister, Universitas Brawijaya].

Budiono, H. (2014). Ajaran umum hukum perjanjian dan penerapannya di bidang kenotariatan. PT Citra Aditya Bakti.

Budiono, H., & Syaifuddin, M. (2012). Hukum kontrak: Memahami kontrak dalam perspektif filsafat, teori, dogmatik, dan praktik hukum (Seri pengayaan hukum perikatan). Mandar Maju.

ErcoLaw. (2025, June 8). Purchase order dan proforma invoice bukti strategis gugatan wanprestasi. https://ercolaw.com/purchase-order-dan-proforma-invoice/

Firda, N. (2024). Perlindungan hukum terhadap para pihak dalam perjanjian jual beli melalui media elektronik [Tesis magister, Universitas Islam Sultan Agung].

Haekal, A. (2024). Perlindungan hukum untuk penyedia jasa atas wanprestasi pembayaran yang dilakukan oleh pengguna jasa dalam perjanjian kerja konstruksi [Tesis magister, Universitas Jayabaya].

Harahap, M. Y. (1982). Segi-segi hukum perjanjian (Cet. 2). Alumni.

Hariyanto, S. (2018). Penerapan administrasi bisnis. CV Revka Prima Media.

Heizer, J., & Render, B. (2015). Manajemen operasi: Keberlangsungan dan manajemen rantai pasokan (Cet. 4). Salemba.

Kesatriawan, A. E. R., Meliska, J. M., Indriani, M., & Putera, T. T. (2022). Kedudukan purchase order sebagai dasar kewajiban pembayaran. Notaire, 5(2), 179–196. https://doi.org/10.20473/ntr.v5i2.35000

Kitab Undang-Undang Hukum Perdata [KUHPerdata].

Mahkamah Agung Republik Indonesia. (2021). Putusan Mahkamah Agung Nomor 2325 K/Pdt/2021.

Mertokusumo, S. (2000). Hukum perikatan. Liberty.

Mertokusumo, S. (2003). Mengenal hukum: Suatu pengantar. Liberty.

Njatrijani, R. (2022). [Sumber mengenai fungsi somasi dalam penyelesaian sengketa]. Law, Development & Justice Review, 3(2).

Pemerintah Republik Indonesia. (2019). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 71 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik.

Pengadilan Negeri Karawang. (2020). Putusan Pengadilan Negeri Karawang Nomor 60/Pdt.G/2019/PN.Kwg.

Pengadilan Negeri Palu. (2023). Putusan Pengadilan Negeri Palu Nomor 16/Pdt.G/2023/PN.Pal.

Pengadilan Negeri Surabaya. (2022). Putusan Pengadilan Negeri Surabaya Nomor 40/Pdt.G/2022/PN.Sby.

Pengadilan Tinggi Bandung. (2020). Putusan Pengadilan Tinggi Bandung Nomor 231/PDT/2020/PT BDG.

Prodjodikoro, W. (2012). Asas-asas hukum perjanjian. Mandar Maju.

Rahardjo, S. (2000). Ilmu hukum. PT Citra Aditya Bakti.

Rahardjo, S. (2007). Penyelenggaraan keadilan dalam masyarakat yang sedang berubah (Masalah-masalah hukum). Graha Press.

Ramadhani, S. (2025). Pembatalan perjanjian pengikatan jual beli akibat wanprestasinya pembeli (Studi Putusan Nomor 487/Pdt/2022/PT SMG) [Tesis magister, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara].

Republik Indonesia. (1945). Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Republik Indonesia. (2008). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Republik Indonesia. (2024). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Salim, H. S., Abdullah, H., & Wahyuningsih, W. (2007). Perancangan kontrak & memorandum of understanding (MoU). Sinar Grafika.

Sari, E. K., & Simangunsong, A. (2008). Hukum dalam ekonomi (Edisi 2). Gramedia Widiasarana Indonesia.

Satrio, J. (2001). Hukum perikatan: Perikatan yang lahir dari perjanjian (Cet. 2). Citra Aditya Bakti.

Sholichah, M. P. (2018). Penyelesaian sengketa kontrak antara pangkalan agen LPG (Liquified Petroleum Gas) Pertamina dengan agen LPG (Liquified Petroleum Gas) Pertamina atas wanprestasi dalam perjanjian pangkalan penjualan gas LPG (Liquified Petroleum Gas) 3 kg [Tesis magister, Universitas Airlangga].

Sjaifurrachman, & Adjie, H. (2011). Aspek pertanggungjawaban notaris dalam pembuatan akta. CV Mandar Maju.

Soeroso, R. (1992). Pengantar ilmu hukum. Sinar Grafika.

Soeroso, R. (2017). Pengantar ilmu hukum (Ed. 1, Cet. 19). Sinar Grafika.

Tje’Aman, M. E. P. (1989). Kredit perbankan: Suatu tinjauan yuridis. Liberty.

Downloads

Published

2026-06-30

How to Cite

Richardo Daniel Engelber Sutrahitu, Amelia Nur Widyanti, & Mulyadi Mulyadi. (2026). Perlindungan Hukum terhadap Penjual Akibat Wanprestasi yang Dilakukan oleh Pembeli Berdasarkan Sistem Purchase Order dan Invoice. Mutiara : Jurnal Penelitian Dan Karya Ilmiah, 4(3), 418–435. https://doi.org/10.59059/mutiara.v4i3.3386