Tanggung Jawab Perdata Perusahaan Tambang Bartubara Atas Kerusakan Rumah Warga

Studi Kasus di Kelurahan Argosari Kecamatan Samboja Barat

Authors

  • Winda Febriani Universitas Mulawarman
  • Haris Retno Susmiyati Universitas Mulawarman
  • Wiwik Harjanti Universitas Mulawarman

DOI:

https://doi.org/10.59059/mandub.v4i3.3308

Keywords:

Civil Liability, Coal Mining, Land Lease Agreement, Socio-Legal Approach, Tort Liability

Abstract

Coal mining activities in Argosari Village have generated both economic benefits and negative impacts on the surrounding community, including damage to residents’ houses due to vibrations, blasting activities, and land subsidence. These conditions raise legal issues regarding the mining company’s civil liability, particularly in relation to land lease agreements between the company and residents. This study aims to analyze the company’s civil liability and examine the legal implications of land lease agreements without written evidence from the perspective of Indonesian civil law. This research uses a socio-legal approach that examines not only legal norms but also the implementation of law in society. The findings indicate that affected communities consist of residents with land lease agreements and residents without contractual relationships with the company. The absence of written evidence prevents the application of liability based on breach of contract, making tort liability the appropriate legal mechanism. The company’s forms of compensation include financial compensation, house repairs, construction of new houses, and land restoration in areas affected by landslides. This study highlights the importance of legal certainty and community protection in mining activities.

References

Akaresti, & Losina. (2022). Dampak pertambangan batubara dalam kehidupan sosial ekonomi masyarakat di Desa Sempayau Kecamatan Sangkulirang Kabupaten Kutai Timur. Jurnal EBBANK, 12(2).

AntaraKaltim. (2025). Akademisi: Potensi hilirisasi batu bara Kaltim sangat besar. https://kaltim.antaranews.com/berita/249845/akademisi-potensi-hilirisasi-batu-bara-kaltim-sangat-besar

Dahliani, & Hadi, T. (2025). Penyelesaian sengketa perdata melalui non-litigasi: Kajian hukum dan implementasinya di Indonesia. Journal of Dual Legal Systems, 2(1).

Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur. (2022). Rapat penilaian dokumen adendum Andal & RKL-RPL PT Singlurus Pratama. https://www.instagram.com/p/CfKpVFKPvcP/?img_index=2

Halipah, G., et al. (2023). Tinjauan yuridis konsep perbuatan melawan hukum dalam konteks hukum perdata. Jurnal Serambi Hukum, 15(1). https://doi.org/10.59582/sh.v16i01.923

Hapsari, N. P., et al. (2024). Kesepakatan tidak tertulis pada hukum perikatan dan hukum bisnis. Lex Jurnalica, 21(3).

Henri, K., Ramziati, & Fauzah, N. A. (2023). Pelaksanaan tanggung jawab perdata perusahaan pertambangan terhadap lingkungan (Studi penelitian PT. Tambang Madina Madani Mining Kabupaten Mandailing Natal Provinsi Sumatera Utara). Jurnal Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh, 11(1). https://doi.org/10.29103/sjp.v11i1.9488

Hukumonline. (2025). Di mana pengaturan kerugian konsekuensial dalam hukum Indonesia?. https://www.hukumonline.com/klinik/a/di-mana-pengaturan-kerugian-konsekuensial-dalam-hukum-indonesia--lt4da27259c45b9/

Hukumonline. (2025). Konsep dan praktik strict liability di Indonesia. https://www.hukumonline.com/klinik/a/konsep-dan-praktik-strict-liability-di-indonesia-lt4d089548aabe8/

M. Husni. (2009). Tinjauan umum mengenai kontrak. Rajawali Pers.

Markus, S., et al. (2025). Tanggung jawab perdata dalam kasus wanprestasi dan perbuatan melawan hukum. Jurnal Kolaboratif Sains, 8(4).

Marlinda, S., & Muhammad, H. F. (2024). Dampak pertambangan batubara terhadap lingkungan di Gampong Penaga Cut Ujong, Aceh Barat. Jurnal Pendidikan Geosfer, (2).

Maya, W. E., Syela, M. A., & Erdi, A. (2023). Pertanggungjawaban hukum perusahaan tambang batubara terkait pencemaran lingkungan. Jurnal Lex Suprema, 5(1).

Meliza, P. (2022). Dampak pertambangan batubara terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat lokal di Kabupaten Aceh Barat [Skripsi sarjana, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry].

Muhammad, A. A. F., Fatma, U. N., & Gusti, A. K. R. H. (2022). Penerapan strict liability oleh perusahaan dalam rangka konservasi lingkungan hidup di Indonesia. Indonesia State Law Review, 5(1).

Muhdar, M. (2019). Penelitian doctrinal dan non-doctrinal: Pendekatan aplikatif dalam penelitian hukum. Mulawarman University Press.

Nieuwenhuis. (1985). Pokok-pokok hukum perikatan (D. Saragi, Trans.). Universitas Airlangga.

Oktiani, D. (2025). Tanggung jawab perusahaan pertambangan dalam pengelolaan dampak lingkungan PT Golden Great Borneo di Desa Prabumenang Merapi Kabupaten Lahat.

Pakpahan, E. F., & Marsa, S. (2025). Tanggung jawab hukum perusahaan terhadap pencemaran lingkungan dalam industri pertambangan berdasarkan Undang-Undang No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (Studi kasus PT Gema Kreasi Perdana di Pulau Wawonii). Jurnal Hukum Lex Generalis, 6(8). https://doi.org/10.34005/jhj.v6i2.205

Putra, R. K., et al. (2024). Efektivitas penyelesaian sengketa secara non litigasi. Jurnal Kolaboratif Sains, 7(6).

Rizaldi, D. (2021). Dampak perusahaan batubara terhadap kehidupan sosial masyarakat Desa Sumber Sari Kecamatan Sebulu Kabupaten Kutai Kartanegara [Skripsi sarjana, Universitas Islam Negeri Alauddin]. https://repositori.uin-alauddin.ac.id/18729/

Rosa Agustina. (2004). Perbuatan melawan hukum (Ed. 1). Universitas Indonesia Fakultas Hukum Pascasarjana.

Roshandi, D. F. (2025). Analisis keabsahan perjanjian lisan menurut hukum perdata di Indonesia. Konsensus: Jurnal Ilmu Pertahanan, Hukum dan Ilmu Komunikasi, 2(4). https://doi.org/10.62383/konsensus.v2i4.1195

Salim, H. S. (2014). Hukum pertambangan di Indonesia. Raja Grafindo Persada.

Santoso, L. (2012). Hukum perjanjian kontrak: Panduan memahami hukum perikatan & penerapan surat perjanjian kontrak. Cakrawala.

Syahrul, M. P., Yulia, Y., & Marlia, S. (2019). Pertanggungjawaban perdata dalam penggalian bahan galian C (Studi penelitian di Kecamatan Muara Satu Kota Lhokseumawe). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Hukum, 2(1). https://doi.org/10.29103/jimfh.v2i1.4066

TribunKaltim.co. (2025). Lahan bersertifikat di Samboja Barat Kukar dirampas PT Singlurus Pratama tanpa ganti rugi. https://kaltim.tribunnews.com/tribun-etam/1122355/lahan-bersertifikat-di-samboja-barat-kukar-dirampas-pt-singlurus-pratama-tanpa-ganti-rugi

Widyastuti, Y. S. M. (2020). Asas-asas pertanggungjawaban perdata. Cahaya Atma Pustaka.

Yadi, A. (2022). Tanggung jawab perusahaan pertambangan batubara terhadap lingkungan (Pengelolaan air bersih Desa Sikui Kecamatan Teweh Baru Kabupaten Barito Utara) [Skripsi sarjana, Institut Agama Islam Negeri Palangka Raya]. https://digilib.uin-palangkaraya.ac.id/5189/

Yulianti, M., Salsabila, A., & Ubaidillah, K. (2024). Analisis tanggung jawab hukum perusahaan tambang terhadap perusakan lingkungan. Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa, 2(3).

Downloads

Published

2026-09-07

How to Cite

Winda Febriani, Haris Retno Susmiyati, & Wiwik Harjanti. (2026). Tanggung Jawab Perdata Perusahaan Tambang Bartubara Atas Kerusakan Rumah Warga : Studi Kasus di Kelurahan Argosari Kecamatan Samboja Barat. Mandub : Jurnal Politik, Sosial, Hukum Dan Humaniora, 4(3), 116–132. https://doi.org/10.59059/mandub.v4i3.3308

Similar Articles

<< < 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.