Analisis Yuridis Pemblokiran Hak Atas Tanah Masyarakat Hukum Adat di Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor Ii

Studi pada Desa Sukaharja dan Sukamulya Bogor

Authors

  • Maya Tiara Sari Universitas Pancasila
  • Ali Abdullah Universitas Pancasila

DOI:

https://doi.org/10.59059/mandub.v4i3.3331

Keywords:

Communal Land Rights, Customary Law, Juridical Analysis, Land Office, Land Rights Blocking

Abstract

This study aims to identify solutions for indigenous communities in Sukamulya Village and Sukaharja Village, Bogor Regency, whose land has been blocked at the Bogor Regency Land Office II. This study employed a normative legal research method with qualitative analysis of secondary data to obtain research findings. The results indicate that the land belonging to indigenous communities in Sukaharja and Sukamulya Villages, Bogor Regency, was blocked at the Bogor Regency Land Office II by the BLBI Task Force based on the seizure of assets or collateral owned by PT PPNGB pursuant to a credit agreement. Therefore, solutions for indigenous communities in Sukamulya Village and Sukaharja Village whose land has been blocked at the Bogor Regency Land Office II include submitting an objection or appeal against the blocking imposed by the BLBI Task Force through a decision of the Head of the Land Office. In addition, efforts can be made through approaches and advocacy involving relevant officials, government agencies, and institutions. Immediate execution of the seized objects is also necessary so that the assets can be returned to the State. Subsequently, the assets may be allocated to indigenous communities in Sukamulya Village and Sukaharja Village, Bogor Regency, in accordance with applicable legal provisions and the recognition and protection of the rights of indigenous communities.

References

Dila, S. S., & Febriani, S. R. (2023). STUDENTS AS NATION PIONEERS TOWARDS GOLDEN INDONESIA 2045. Annual International Conference on Islamic Education for Students (AICOIES 2023) STUDENTS, Aicoies, 520–530.

Indonesia. (1999). Peraturan Menteri Negara Agraria/Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 5 Tahun 1999 tentang pedoman penyelesaian masalah hak ulayat masyarakat hukum adat.

Indonesia. (2009). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 51 Tahun 2009 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1986 tentang Peradilan Tata Usaha Negara.

Indonesia, O. R. (2026). Ombudsman RI telusuri potensi maladministrasi dalam klaim aset tanah masyarakat oleh Satgas BLBI di Sukamakmur. https://ombudsman.go.id/pengumuman/r/ombudsman-ri-telusuri-potensi-maladministrasi-dalam-klaim-aset-tanah-masyarakat-oleh-satgas-blbi-di-sukamakmur

Insani, A. S. (2024). Tinjauan Yuridis Tentang Pemblokiran Sertifikat Hak Atas Tanah di Kantor Pertanahan Kabupaten Sukoharjo. Jurnal Bevinding, 02(03), 23–38.

Masnadi, H. (2019). Kepastian hukum terhadap surat girik sebagai dasar bukti pendaftaran hak atas tanah. Jurnal Nuansa Kenotariatan, 5(1), 30.

Mertokusumo, S. (2021). Hukum acara perdata Indonesia (Edisi terbaru). Liberty.

Moleong, L. J. (2021). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi, Cetakan ke-38). Remaja Rosdakarya.

Mulyadi, L. (2020). Eksistensi, dinamika dan perlindungan hukum terhadap hak atas tanah ulayat masyarakat adat di Indonesia. Puslitbang Hukum Dan Peradilan Mahkamah Agung Republik Indonesia.

Panjaitan, S. M. (2026). Perlindungan hukum terhadap pemilik sertifikat hak atas tanah yang dikuasai oleh pihak ketiga tanpa hak. Journal of Administrative and Social Science, 7(1).

Peneliti. (2026). Hasil Wawancara.

Permendikbudristek. (2022). Peraturan Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi Tentang Standar Proses Pada Pendidikan Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar dan Jenjang Pendidikan Menengah. Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2022 Tentang Standar Proses Pendidikan Dasar Dan Menengah, 1(69), 5–24.

Purna, I. G. P. E. A., Dantes, K. F., & Setianto, M. J. (2023). UPAYA PENANGANAN SENGKETA TUMPANG TINDIH (OVERLAPPING) SERTIFIKAT HAK TERHADAP SUATU BIDANG TANAH DI KANTOR PERTANAHAN KABUPATEN KARANGASEM. Jurnal Locus Delicti, 4(21), 1–16.

Rizki, M. A., Purba, H., Sutiarnoto, & Agustining. (2024). Analisis Yuridis Pemblokiran Sertifikat Tanah Ditinjau Dari Peraturan Menteri Agraria Dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional. ARBITER : Jurnal Ilmiah Magister Hukum, 6(November 2023), 89–97. https://doi.org/10.31289/arbiter.v5i2.3058

Setiawan, D. B. (2018). Keberadaan dan penerapan Perda Syari’ah sebagai perundang-undangan pada tingkat daerah. Jurnal Soumatera Law Review, 1(2), 66.

Sudrajat, T., & Wijaya, E. (2020). Perlindungan hukum terhadap tindakan pemerintahan. Sinar Grafika.

Sugijanto. (2017). Tanah girik sebagai jaminan hak tanggungan berdasarkan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1996. Universitas Airlangga.

Sutaryono. (2018). Prona jaman now. Kedaulatan Rakyat.

Wicaksono, T. (2026). Analisis Yuridis Konflik Penguasaan Tanah antara Masyarakat Adat dan Negara dalam Perspektif Hukum Agraria. Jurnal Begawan Hukum (JBH), April, 1–12.

Zaman, A. B., & Razak, A. (2025). Analisis Yuridis Kedudukan Hukum Tanah Adat Dalam Hak Menguasai Negara Menurut Sistem Hukum Agraria Indonesia. Jurnal Dialogica, I(I), 1–14.

Downloads

Published

2026-09-10

How to Cite

Maya Tiara Sari, & Ali Abdullah. (2026). Analisis Yuridis Pemblokiran Hak Atas Tanah Masyarakat Hukum Adat di Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor Ii : Studi pada Desa Sukaharja dan Sukamulya Bogor. Mandub : Jurnal Politik, Sosial, Hukum Dan Humaniora, 4(3), 356–372. https://doi.org/10.59059/mandub.v4i3.3331

Similar Articles

<< < 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.