Kurikulum Merdeka dan Humanisme Pendidikan: Rekonstruksi Filosofis Pembelajaran Berpusat pada Peserta Didik

Authors

  • Frengki Lado Institut Agama Kristen Negeri Kupang
  • Marince Dila Fallo Institut Agama Kristen Negeri Kupang
  • Maria Indriani Sesfao Institut Agama Kristen Negeri Kupang

DOI:

https://doi.org/10.59059/mutiara.v3i6.2872

Keywords:

Educational Humanism, Independent Curriculum, Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5), Student-Centered Learning, Student Character

Abstract

The implementation of the Independent Curriculum in the Indonesian education system is a strategic step towards realizing relevant, meaningful learning that is oriented towards character building for students. This curriculum not only emphasizes academic achievement but also prioritizes holistic human development through an approach aligned with the principles of educational humanism. Educational humanism views students as learning subjects with potential, dignity, and uniqueness that must be respected in every educational process. Through student-centered learning, the Independent Curriculum presents differentiated, contextual, dialogical learning practices, as well as formative and authentic assessments that support the development of positive student character. The implementation of the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5) is a concrete manifestation of the integration of humanistic values ​​in learning, which encourages the growth of empathy, mutual cooperation, responsibility, tolerance, and social awareness. Furthermore, the philosophical reconstruction of student-centered learning shifts the educational paradigm from a mechanistic approach to a humanistic-constructivist approach that emphasizes meaningful learning experiences and self-actualization. The role of teachers has transformed into facilitators and learning companions who build dialogic relationships and inclusive learning environments. Thus, the Independent Curriculum, based on educational humanism, contributes significantly to shaping students' character, making them independent, possessing integrity, adaptable, and ready to face the challenges of 21st-century education.

 

References

Abdillah, K., & Hamami, T. (2021). Pengembangan Kurikulum Menghadapi Tuntutan Kompetensi Abad Ke 21 Di Indonesia. Jurnal Pendidikan Islam Al-Ilmi, 2(1), 1-20. https://doi.org/10.32529/al-ilmi.v4i1.895

Ardiansyah, R. (2023). Penerapan diferensiasi pembelajaran untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa. Jurnal Psikopedagogi, 2(1), 33-47.

Aryanti, F. D., & Fathoni, A. (2025). Implementasi Pembelajaran yang Akomodatif Bagi Peserta Didik: Dampak Implementasi Inklusi di Sekolah Dasar. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 14(1), 633-646.

Brahmandika, P. G., & Sutama, I. M. (2024). Pengembangan strategi pembelajaran inovatif berbasis proyek pada kurikulum merdeka. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 9(4), 1-10.

Hidayat, W., Wijaya, K. C., Ramadhani, N., & Kalijaga, U. I. N. S. (2025). Analisis Pendekatan Humanisme dalam Pembelajaran Kurikulum Merdeka: Dampaknya Terhadap Karakter Mandiri Siswa Sekolah Dasar. Journal of Multidisciplinary Inquiry in Science Technology and Educational Research, 2(1), 2481-2493.

Jamaluddin, A., & Nurjannah, S. (2023). Implementasi pendekatan humanistik dalam pembelajaran Kurikulum Merdeka di sekolah dasar. Journal of Basicedu, 7(4), 2187-2198.

Kemendikdasmen. (2025). Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025 tentang Penguatan Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka. Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Kemendikdasmen).

Kirana, Y. R., & Ismail. (2025). Pembelajaran Mendalam Sebagai Proses Eksistensial Dalam Mewujudkan Keotentikan Dan Refleksi Diri Peserta Didik. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(4), 250-275.

Kurniasih, M. (2023). Transformasi peran guru dalam pembelajaran humanistik. Jurnal Pendidikan Inklusif, 7(2), 50-68.

Malintang, J., Mahmudah, N. L., & Munazilah, S. (2025). Inovasi Pembelajaran Holistik PAI di Era Kurikulum Merdeka Untuk Mengembangkan Kecerdasan Emosional Siswa. IMTIYAZ: Jurnal Ilmu Keislaman, 9(5), 770-787. https://doi.org/10.46773/imtiyaz.v9i3.2593

Parwati, N. P. Y. (2023). Sinergi dan Tantangan: Kajian Kritis Kurikulum Merdeka dalam Bingkai Aliran Filsafat Pendidikan dan Filosofi Ki Hajar Dewantara. PRODIKSEMA II Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Sejarah Dan Ilmu Sosial, 9, 192-210.

Prasetyo, H. (2022). Fleksibilitas pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka: Perspektif guru. Jurnal Pendidikan Kontemporer, 5(3), 77-92.

Pratiwi, I. A., Herlambang, Y. T., & Muhtar, T. (2025). Era Baru Pendidikan Indonesia dalam Mengoptimalkan Peran Pedagogik dalam Implementasi Kurikulum Merdeka. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 10(2), 1186-1194. https://doi.org/10.51169/ideguru.v10i2.1641

Purwanto, D., & Rahayu, E. (2022). Pembelajaran berbasis projek dan pengembangan empati siswa. Jurnal Pendidikan Dan Pengembangan Masyarakat, 8(2), 120-138.

Putri, S. H., & Syahputra, R. (2023). Pengembangan karakter dan kemandirian peserta didik melalui pendekatan humanistik dalam Kurikulum Merdeka. MISTER: Journal of Education, 7(1), 55-67.

Rahmadania, R., Rahma, I. D., Hartati, M. S., & Bengkulu, U. M. (2025). Kajian teoritis tentang filsafat pendidikan dan aplikasinya dalam pembelajaran. Jurnal Syntax Idea, 7(5), 691-699. https://doi.org/10.46799/syntaxidea.v7i5.12924

Rahman, M., & Hidayat, T. (2024). Prinsip humanisme dalam pembelajaran PAI pada Kurikulum Merdeka. Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal, 6(2), 342-354. https://doi.org/10.47467/reslaj.v6i9.2518

Saidah, A., Muhid, A., Negeri, I., & Ampel, S. (2025). Transformasi Evaluasi Pendidikan di Era Digital: Integrasi Asesmen Autentik dan Learning Analytics. ARJI: Action Research Journal Indonesia, 7(4), 3142-3155. https://doi.org/10.61227/arji.v7i4.608

Suryani, N., & Abdurrahman, A. (2024). Tantangan implementasi Kurikulum Merdeka dalam perspektif pedagogi humanistik. Insight: Journal of Educational Research, 5(1), 112-124.

Wibowo, Y. R., & Salfadilah, F. (2025). Konsep Merdeka Belajar pada Sekolah Tantangan Pendidikan Humanistik Pada Program Merdeka Belajar di Sekolah Dasar. ABUYA: Jurnal Pendidikan Dasar, 3(1), 30-48. https://doi.org/10.52185/abuyaVol3iss1Y2025635

Wulandari, L. (2024). Relasi dialogis dan otonomi peserta didik: Studi kualitatif. Jurnal Pendidikan Hermeneutik, 3(1), 15-34.

Downloads

Published

2025-12-31

How to Cite

Frengki Lado, Marince Dila Fallo, & Maria Indriani Sesfao. (2025). Kurikulum Merdeka dan Humanisme Pendidikan: Rekonstruksi Filosofis Pembelajaran Berpusat pada Peserta Didik. Mutiara : Jurnal Penelitian Dan Karya Ilmiah, 3(6), 47–59. https://doi.org/10.59059/mutiara.v3i6.2872

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.