Pertanggungjawaban Administratif atas Penyalahgunaan Wewenang dalam Pemberian Hak Milik atas Tanah Negara

Authors

  • Nabila Ayu Lestari Universitas Diponegoro
  • Ery Agus Priyono Universitas Diponegoro

DOI:

https://doi.org/10.59059/mutiara.v4i3.3379

Keywords:

Abuse of Authority, Administrative Accountability, Land Administration, Ownership Rights, State Land

Abstract

The granting of ownership rights over state land constitutes an administrative act that must be exercised on the basis of lawful authority, proper procedures, and objectives consistent with land administration law. This study aims to analyze forms of abuse of authority in the granting of ownership rights over state land and the administrative accountability that may be imposed on officials who commit such violations. The research employs a normative legal method using statutory, conceptual, and case approaches. Legal materials are analyzed qualitatively and prescriptively by examining rules concerning governmental authority, abuse of power, validity of administrative decisions, and mechanisms of administrative accountability. The findings show that abuse of authority may occur through defects of competence, procedural violations, improper determination of land objects, use of invalid documents, deviation from the purpose of authority, and inadequate verification of land data. Administrative accountability may take the form of correction, revocation, annulment of decisions, rectification of land records, disciplinary examination, and administrative sanctions. Civil or criminal liability may also arise where the relevant legal elements are fulfilled, but such liability must be distinguished from administrative errors to prevent disproportionate expansion of legal responsibility.

 

References

Abdillah, A. M. F., Prasojo, D. G., Saputra, D. A., Alauddin, M. R., Rhomadon, R. A. G., & Hadji, K. (2026). Perlindungan Hukum Penguasaan Lahan: Analisis Maladministrasi Dan Penyalahgunaan Wewenang Dalam Sengketa Tumpang Tindih Iup Sulawesi Tengah. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 4(4), 3004-3014.

Al Maufiroh, R., Hardiyanto, I. P., & Yulianto, I. (2025). Peran Dan Tanggung Jawab Pejabat Pembuat Akta Tanah Pengganti Terhadap Kesalahan Administratif Pembuatan Akta Ditinjau Dari Peraturan Pemerintah Nomor 24 tahun 2016 Tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 37 Tahun 1998 Tentang Peraturan Jabatan. Jurnal Ilmiah AKSES, 3(2).

Amelia, L. (2026). Penyalahgunaan Wewenang Dalam Hukum Administrasi Negara. JURNAL ATRIBUSI HUKUM, 1(1), 15-35.

Arto, M. J., Hidayati, N., & Andika, C. (2026). Tanggung Jawab Hukum Badan Pertanahan Nasional Atas Penerbitan Sertifikat Ganda Dalam Perspektif Hukum Administrasi, Perdata, Dan Pidana. JUSTITIABLE-Jurnal Hukum, 9(1).

Fikhruhu, M. D., Sulastri, D., Ridho, M. I., & Kholik, M. A. (2026). Diskresi Pemerintah dalam Kebijakan Ekonomi dan Batasan Pertanggungjawaban Pidana dalam Perspektif Hukum Administrasi Negara. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 4(3), 2563-2583.

Hanafi, S., Saputra, D. R., Dewi, E. N., Adistia, A. N., Mahendra, Y. I., Akbar, Z. A., & Wijaya, A. (2026). Islamic law and social change: Contemporary applications of fiqh in Muslim societies. Indonesian Journal of Sharia and Islamic Sciences, 1(1), 19-27.

Handriana, C. (2026). Pelanggaran Pemberian Hak atas Tanah pada Wilayah Perairan Pesisir. Jurnal Hukum & Pembangunan, 56(2), 2.

Hardianingsih, H. (2026). Analisis Pertanggungjawaban Kepala Desa Dalam Rangka Pendaftaran Konversi Bekas Hak Milik Adat (Studi di Wi/ayah Kecamatan Tanah Sareal Kotamadya Bogar). Jurnal Hukum & Pembangunan, 36(4), 4.

Harris, F. (2025). Tanggung Jawab Badan Pertahanan Nasional (BPN) dalam Penerbitan Sertifikat Ilegal di Laut. Arus Jurnal Sosial dan Humaniora, 5(2), 2240-2246.

Hukunala, S. V., & Ajawaila, D. P. (2023). Korupsi sebagai kesalahan administratif yang menimbulkan kerugian keuangan negara. Jurnal ilmiah pendidikan pancasila dan kewarganegaraan, 8(1), 82-89.

Iin, S., Pujiestu, S., Oktafiana, D. A., & Harimurti, Y. W. (2025). Tanggung Jawab Hukum Badan Pertanahan Nasional dalam Kasus Pemagaran Laut Tangerang oleh Korporasi. ALADALAH: Jurnal Politik, Sosial, Hukum dan Humaniora, 3(4), 117-126.

Islam, G. F., Sulastri, D., Kholik, M. A., & Hakim, S. M. F. (2026). Pertanggungjawaban Administratif dan Pidana dalam Penyalahgunaan Wewenang pada Kebijakan Ekonomi Daerah. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 4(3), 1653-1670.

Julius, L., & Rasji, R. (2025). Implementation of Legal Protection for Land Rights Holders Regarding the Issuance of Duplicate Certificates: Case Study of Supreme Court Decision Number 316 K/TUN/2021: Implementasi Perlindungan Hukum bagi Pemegang Hak Atas Tanah Atas Penerbitan Sertifikat Ganda: Studi Kasus Putusan Mahkamah Agung Nomor 316 K/TUN/2021. Academia Open, 10(2), 10-21070.

M Yasir, Y., Gunawan Hadi Purwanto, P., & ANITA DWI CAHYANI, C. A. H. Y. A. N. I. (2026). Laporan Akhir Penelitian Internal Dosen: Analisis Yuridis Terhadap Pemanfaatan Tanah Negara Untuk Kepentingan Pribadi.

Nadira, A. Z. (2025). Penerapan Kewenangan Badan Pertanahan Nasional dalam Sengketa Pembatalan Surat Keputusan Pertanahan: Studi Kasus Nomor 56/G/2024/PTUN/PLG. Uniku Law Review, 3(1), 64-73.

Pellokila, C. A. Z., Affandi, N. K., & Zamil, Y. S. (2025). Sistem Pengawasan Penerbitan Sertifikat Hak Guna Bangunan dan Sertifikat Hak Milik di Atas Laut. ACTA DIURNAL Jurnal Ilmu Hukum Kenotariatan, 8(2), 176-191.

Pratama, I. A. A. (2026). Ketika Penguasa Melanggar Hukum: Analisis Perbuatan Melawan Hukum dalam Administrasi Negara. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 12(2. C), 141-161.

Purba, G. A. G., & Primantari, A. A. A. (2025). Sertifikat Ganda dalam Sengketa Tanah: Tinjauan Hukum Validitas Sertifikat Hak Milik dalam Sistem Pertanahan Nasional. Jurnal Media Akademik (JMA), 3(10).

Putra, J., & Muntaqo, F. (2025). Tanggungjawab Pidana Kantor Pertanahan Dalam Penerbitan Sertifikat Hak Atas Tanah Yang Menimbulkan Kerugian Negara. Lex LATA, 7(1), 37-48.

RINA, A. (2025). Peran Dan Tanggung Jawab Pejabat Pembuat Akta Tanah Pengganti Terhadap Kesalahan Administratif Pembuatan Akta Ditinjau Dari Peraturan Pemerintah Nomor 24 tahun 2016 Tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 37 Tahun 1998 Tentang Peraturan Jabatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (Doctoral dissertation, UNIVERSITAS ABDURACHMAN SALEH SITUBONDO).

Rusydi, Y. (2022). Pertanggungjawaban Pejabat Negara Atas Penyalahgunaan Kewenangan. Jurnal Kepastian Hukum dan Keadilan, 4(1), 31-44.

Safitri, E. A., Franciska, W., & Yani, A. (2024). Tanggung jawab hukum kepala desa atas pemalsuan alas hak dalam pendaftaran tanah. CENDEKIA: Jurnal Penelitian dan Pengkajian Ilmiah, 1(9), 578-588.

Saputra, D. R., Asshofiah, K., & Sholikhi, F. A. (2026). Youth Participation in Digital Democracy: A Narrative Analysis of Global Civic Engagement Reports. Anthroposia: Journal of Social and Human Development, 1(1), 28-36.

Saputra, D. R., Hanafi, S., Dauda, S., Noya, M., & Ritonga, B. D. F. (2026). International human rights law: Protection of refugees in contemporary conflicts. International Journal of Law and Political Authority, 1(1), 01-09.

Saputra, D. R., Mashyar, A., Wulandari, C., Dauda, S., & Mahendra, Y. I. (2026). Double Track and Anti-SLAPP: Indonesian Judicial Reasoning in Environmental Cases. Walisongo Law Review (Walrev), 8(1), 114-130.

Satriani, S. (2026). Perlindungan Hukum Pemegang Hak Atas Tanah terhadap Manipulasi Data dalam Sistem Sertifikat Elektronik: Analisis Tanggung Jawab Negara dalam Pencegahan Mafia Tanah. Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(4), 6625-6640.

Syeputri, F. (2024). Kewenangan Pemerintah Daerah dalam Hak Pengelolaan Tanah Sebagai Barang Milik Daerah (Doctoral dissertation, universitas jambi).

Wahyuni, W., Sadino, S., & Shebubakar, A. N. (2025). Risiko Hukum Pemberian Ganti Kerugian pada Pelaksanaan Pengadaan Tanah Wilayah Sempadan: Pendekatan Yuridis bagi Aparat Pelaksana. Binamulia Hukum, 14(2), 343-360.

Yap, C., Sukadana, D. A. P., Prasada, D. K., & Puspadewi, A. A. A. I. (2025). Analisis perbuatan melawan hukum penyalahgunaan wewenang pada peralihan hak atas tanah melalui jual beli dalam suatu kajian atas unsur dan akibat hukumnya. Locus: Jurnal Konsep Ilmu Hukum, 5(3), 353-361.

Yulia, A., & Suryono, A. (2026). Tanggung jawab pemerintah Kabupaten Sumenep terhadap penggunaan tanah masyarakat untuk pembangunan sekolah menurut Undang-Undang No 2 Tahun 2012 tentang pengadaan tanah bagi pembangunan untuk kepentingan umum. SS&H: Studies in Social Sciences and Humanities, 3(1), 63-76.

Downloads

Published

2026-06-30

How to Cite

Nabila Ayu Lestari, & Ery Agus Priyono. (2026). Pertanggungjawaban Administratif atas Penyalahgunaan Wewenang dalam Pemberian Hak Milik atas Tanah Negara. Mutiara : Jurnal Penelitian Dan Karya Ilmiah, 4(3), 401–417. https://doi.org/10.59059/mutiara.v4i3.3379

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.