Kepentingan Aktor Lokal dalam Implementasi Kebijakan Peningkatan Produktivitas Pertanian

Studi Kasus di Kelurahan Rantau Indah, Kabupaten Tanjung Jabung Timur

Authors

  • Anjar Dwi Arvita Universitas Jambi
  • Nasuhaidi Nasuhaidi Universitas Jambi
  • Galank Pratama Universitas Jambi
  • Muliono Muliono Universitas Jambi

DOI:

https://doi.org/10.59059/mandub.v4i2.3066

Keywords:

Actor Interests, Agricultural Productivity, Local Politics, Merilee S. Grindle, Policy Implementation

Abstract

The implementation of agricultural productivity improvement policies is an important effort to increase agricultural production and improve farmers' welfare. Policy implementation is influenced not only by program design and resource availability but also by the interests of actors involved in the implementation process. This study aims to analyze actor interests in the implementation of agricultural productivity improvement policies in Rantau Indah Village, Tanjung Jabung Timur Regency. This research employed a qualitative descriptive approach. Data were collected through interviews, observations, and documentation involving representatives of the Food Crops and Horticulture Office, Agricultural Extension Workers, village government officials, farmer group leaders, and community leaders. The findings indicate that each actor has different interests in policy implementation, reflecting their respective institutional roles, responsibilities, and expectations. These differences influence program planning, coordination, decision-making, and policy execution. Nevertheless, effective communication, collaboration, and coordination among stakeholders contribute positively to minimizing conflicts of interest and supporting policy implementation. The active involvement of farmer groups and agricultural extension workers also strengthens the dissemination of agricultural innovations and encourages community participation in improving productivity. The study concludes that actor interests constitute an important factor influencing the implementation of agricultural productivity improvement policies in Rantau Indah Village. Therefore, strengthening stakeholder collaboration, improving institutional coordination, and ensuring transparent communication are essential to achieving sustainable agricultural development and enhancing farmers' welfare.

References

Anwar, K., Heriyanto, M., & Tampubolon, D. (2018). Strategi politik dalam penataan lembaga petani di Desa Rambah Muda, Riau. Sorot: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial, 13(1), 37–52. https://doi.org/10.31258/sorot.13.1.5366

Budiardjo, M. (2008). Dasar-dasar ilmu politik. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Febrianto Syam. (2022). Dinamika kebijakan program pengembangan pertanian di Indonesia. Madika: Jurnal Politik dan Governance, 2(1), 52–66. https://doi.org/10.24239/madika.v2i1.1030

Grindle, M. S. (1980). Politics and policy implementation in the third world. https://doi.org/10.1515/9781400886081

Hermanto. (2009). Reorientasi kebijakan pertanian dalam perspektif pembangunan berwawasan lingkungan dan otonomi daerah. Analisis Kebijakan Pertanian, 7(4), 369–383.

Indonesia. (2014). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Muchamad, P. I. (2023). Politik implementasi kebijakan pangan: Kontradiksi kebijakan komoditas jagung pemerintahan Joko Widodo–Jusuf Kalla 2014–2019. JDPL Jurnal Demokrasi dan Politik Lokal, 5(1), 1–17.

Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur. (2023). Rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) Kabupaten Tanjung Jabung Timur Tahun 2024 (Peraturan Bupati Nomor 8 Tahun 2023). Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur. (2024). Peraturan Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Timur Nomor 4 Tahun 2024 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Timur Tahun 2025–2029. Lembaran Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Timur Tahun 2024 Nomor 4.

Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur. (2025). Peraturan Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Timur Nomor 1 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Timur Tahun 2025–2029. Lembaran Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Timur Tahun 2025 Nomor 1.

Sugiyono. (2013). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: CV Alfabeta.

Ulfah, S. R. B., Putera, R. E., & Kusdarini, K. (2024). Strategi Dinas Pertanian dalam pelaksanaan program unggulan sektor pertanian pada Dinas Pertanian Kabupaten Tanah Datar. Gema Publica, 9(2), 115–131. https://doi.org/10.14710/gp.9.2.2024.34-49

Wijaya, A. K., Noor, M., & Surya, I. (2018). Strategi Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Kehutanan dalam meningkatkan produktivitas pertanian di Kelurahan Tani Aman Kecamatan Loa Janan Ilir Kota Samarinda. E-Journal Ilmu Pemerintahan, 6(2), 737–748.

Wongkar, B., Pangemanan, F., & Kumayas, N. (2023). Strategi Dinas Pertanian dalam meningkatkan produktivitas tanaman hortikultura di Kecamatan Modoinding. Jurnal Governance, 3(1), 1–13.

Rahman, A. (2022). Agricultural transformation in Indonesia: Evaluation of policy implementation and challenges faced. Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Publik, 12(2). https://doi.org/10.26858/jiap.v12i2.50367

Downloads

Published

2026-06-27

How to Cite

Anjar Dwi Arvita, Nasuhaidi Nasuhaidi, Galank Pratama, & Muliono Muliono. (2026). Kepentingan Aktor Lokal dalam Implementasi Kebijakan Peningkatan Produktivitas Pertanian: Studi Kasus di Kelurahan Rantau Indah, Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Mandub : Jurnal Politik, Sosial, Hukum Dan Humaniora, 4(2), 99–107. https://doi.org/10.59059/mandub.v4i2.3066

Similar Articles

<< < 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.