Evaluasi Pelayanan Pelaporan Kekerasan terhadap Anak di Bawah Umur

Studi Kasus Dinas Pemberdayaan Perempuan dan perlindungan Anak Kota Palembang 2025

Authors

  • Adryan Maulana Universitas Indo Global Mandiri Palembang
  • Dwiki Adi Putra Universitas Indo Global Mandiri Palembang
  • Doris Febriyanti Universitas Indo Global Mandiri Palembang

DOI:

https://doi.org/10.59059/mandub.v4i3.3311

Keywords:

Child Abuse Reporting, CIPP Evaluation Model, DPPPA Palembang City, Service Evaluation, Violence Against Children

Abstract

 This study aims to comprehensively evaluate the reporting services for violence against minors at the Palembang City Women's Empowerment and Child Protection Agency (DPPPA) in 2025 through the Regional Technical Implementation Unit for Women and Child Protection (UPTD PPA). Employing a qualitative descriptive method structured around Daniel L. Stufflebeam's CIPP (Context, Input, Process, Product) evaluation model, data were gathered through in-depth interviews with UPTD PPA officials, reporters, and the general public, as well as institutional document analysis. The findings indicate that in the Context aspect, service objectives align with child protection needs, although public awareness regarding reporting mechanisms remains uneven; in the Input aspect, DPPPA is supported by competent personnel, PUSPAGA psychological services, physical and online platforms, and clear SOPs, yet UPTD PPA lacks independent budget management; in the Process aspect, service execution is responsive and adaptive via mediation or legal routes involving community leaders and NGOs, though public outreach and case progress transparency require improvement; and in the Product aspect, the service delivers positive outcomes such as direct advocacy, information clarity, and heightened public trust, even though overall effectiveness is not yet fully maximized. This study recommends expanding public outreach, strengthening human resource capacity, granting budget autonomy, and ensuring continuous updates on case progress.

References

Dania, I. A. (2020). Kekerasan seksual pada anak: Child sexual abuse. Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara, 19(1), 46–52. http://bit.ly/OJSIbnuSina. https://doi.org/10.30743/ibnusina.v19i1.15

Dalam Bangsa Ratu, I., Srijaya Negara, J., Lama, B., Ilir Bar, K. I., Palembang, K., Selatan, S., & Kunci, K. (2025). Collaborative governance in handling violence against children in South Sumatera Province: Collaborative governance dalam penanganan kekerasan pada anak di Provinsi Sumatera Selatan. Social and Political Science Faculty, 13(2), 420.

Fahlevi, P. F., Simangunsong, E., Sukahar, O. G., Wicaksono, H. F., Setyono, I., & Siswoyo, T. (2024). Upaya penanggulangan dan pencegahan kekerasan anak di panti asuhan. EKOMA: Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi, 3(3), 946–951.

Jateng, D. (2025). No title. 1, 97319449.

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia. (2021). Dokumen/pedoman perlindungan anak.

Mahmudi. (2019). Sumber mengenai anggaran dan pelayanan publik.

Nurani, H. (2023). [Judul artikel tidak tercantum dalam sumber yang diberikan]. Jurnal Anifa, 4(1), 25–42. https://doi.org/10.32505/anifa.v4i1.5788

Nurhayani. (2022). [Judul artikel tidak tercantum dalam sumber yang diberikan]. 2(8), 2353–2362.

Poerwadi, B., Miranda, F., Arini, D., Oktavian, R., & Zulhijah, R. (2017). Sintesis adsorben zeolite alam aktif dengan bantuan microwave untuk adsorpsi CO₂. Jurnal Rekayasa Bahan Alam dan Energi Berkelanjutan, 1(1), 1–7. https://doi.org/10.21776/ub.rbaet.2017.001.01.01

Putri, D. O., Hafisya, W., & Pratama, M. A. (2024). Pencegahan dan penanganan tindak kekerasan terhadap anak oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3KB) di Kabupaten Bintan. Aliansi: Jurnal Hukum, Pendidikan dan Sosial Humaniora, 1(2), 284. https://doi.org/10.56606/jmmu.v2i1.328

Stufflebeam, D. L. (1971). The relevance of the CIPP evaluation model for educational accountability. Ohio State University.

Stufflebeam, D. L. (2003). The CIPP model for evaluation. In Kluwer Academic Publishers. https://doi.org/10.1007/978-94-010-0309-4_4

Stufflebeam, D. L., & Shinkfield, A. J. (2007). Evaluation theory, models, and applications. Jossey-Bass.

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. (1945). Pasal 28B ayat (2).

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. (2002).

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. (2014).

Wagisri, W., & Pusnita, I. (2022). Efektivitas pelayanan penanggulangan kekerasan anak pada Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Palembang. Jurnal Publisitas, 9(1), 65–74. https://doi.org/10.37858/publisitas.v9i1.127

Downloads

Published

2026-09-07

How to Cite

Adryan Maulana, Dwiki Adi Putra, & Doris Febriyanti. (2026). Evaluasi Pelayanan Pelaporan Kekerasan terhadap Anak di Bawah Umur: Studi Kasus Dinas Pemberdayaan Perempuan dan perlindungan Anak Kota Palembang 2025. Mandub : Jurnal Politik, Sosial, Hukum Dan Humaniora, 4(3), 229–251. https://doi.org/10.59059/mandub.v4i3.3311

Similar Articles

<< < 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.