Evaluasi Kepatuhan Syariah pada Akad Musyarakah dalam Pembiayaan Usaha Mikro

Authors

  • Halimah Halimah Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon
  • Defina Alfiyanti Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon
  • Serly Amelika Putri Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon
  • Muhamad faozi alrizki Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon
  • Falah Alkautsar Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon
  • Dian Agustin Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon
  • Viandilan Viandilan Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon
  • Feby Aristrianti Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon
  • Afif al khaedar Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon
  • Mohammad Ridwan Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon
  • Abu Lubaba Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

DOI:

https://doi.org/10.59059/maslahah.v4i3.3077

Keywords:

Islamic Banking, Islamic Jurisprudence, Micro-Enterprise Financing, Musharaka, Sharia Compliance

Abstract

This study aims to evaluate the level of sharia compliance in musyarakah contracts within micro-enterprise financing. Musyarakah is a partnership-based financing contract that emphasizes cooperation, profit-sharing based on an agreed ratio (nisbah), and proportional risk sharing in accordance with each party’s capital contribution. In practice, the implementation of musyarakah contracts in micro-enterprise financing must be assessed against the Fatwa of the National Sharia Council–Indonesian Ulema Council (DSN-MUI), principles of fiqh muamalah, and Islamic banking regulatory frameworks in Indonesia. The findings show that the implementation of musyarakah working capital financing in Islamic banking is generally in the good category. However, two non-compliance issues with sharia principles were identified. First, there is an imbalance in work participation, where the business is fully managed by the customer while the bank only provides supervision and guidance without active involvement, whereas active participation of partners is a fundamental principle of musyarakah. Second, there is an element of riba due to the use of a fixed profit-sharing scheme, even though profits in musyarakah should be uncertain and based on actual business performance. The study implies that Islamic banks need to improve musyarakah implementation to ensure full compliance with DSN-MUI fatwas, particularly in terms of active bank participation and non-fixed profit-sharing arrangements. Properly implemented, musyarakah financing can strengthen micro and small enterprises by promoting justice-based and risk-sharing economic cooperation.

References

Ajirna, A., Silvia, B., Nasution, N. A., Waldyansyah, W., & Kamal, H. (2025). Produk akad musyarakah pada Bank Syariah Indonesia mencerminkan kemitraan bisnis yang berbasis prinsip bagi hasil adil. Ekonomi Keuangan Syariah dan Akuntansi Pajak, 2(3), 248–257. https://doi.org/10.61132/eksap.v2i3.1362

Alfarizi Nst, A., & Imsar, I. (2025). Analisis fiqih muamalah dalam transaksi jual beli online menurut perspektif hukum Islam dan syariah. Jurnal Ilmiah Ekonomi, Akuntansi, dan Pajak, 2(3), 191–201. https://doi.org/10.61132/jieap.v2i3.1543

Antonio, M. S. (2015). Bank syariah: Dari teori ke praktik. Gema Insani.

Bank Syariah Indonesia. (2024). Lebih mengenal akad musyarakah. Bank Syariah Indonesia.

Dewan Syariah Nasional–Majelis Ulama Indonesia. (2000). Fatwa Dewan Syariah Nasional No. 08/DSN-MUI/IV/2000 tentang pembiayaan musyarakah. Dewan Syariah Nasional–Majelis Ulama Indonesia.

Febryansyah, M. R., Azzahra, K. F., Hajja, A., Rukaini, R., & Kamal, H. (2025). Inovasi akad musyarakah dalam perbankan syariah: Perspektif hadits dan relevansinya dengan praktik modern. Jurnal Inovasi Ekonomi Syariah dan Akuntansi, 2(4), 120–130. https://doi.org/10.61132/jiesa.v2i4.1263

Fitri, A. A., Albab, U., & Mawardi, M. (2025). Perbandingan penerapan akad rahn di Pegadaian Syariah dan Bank Syariah: Perspektif kepatuhan syariah dan kepuasan nasabah. Jurnal Pajak dan Analisis Ekonomi Syariah, 2(4), 87–100. https://doi.org/10.61132/jpaes.v2i4.1626

Hawari, H. (2023). Musyarakah: Pengertian, rukun, syarat, dan jenisnya.

Hidayat, M. D. N., Erlangga, A. D., Erlangga, A. D., & Azwari, P. C. (2025). Peran akuntansi akad musyarakah dalam meningkatkan keberhasilan pembiayaan usaha mikro: Studi kasus pada BPRS di Palembang. Kajian Ekonomi dan Akuntansi Terapan, 2(2), 1–12. https://doi.org/10.61132/keat.v2i2.945

Hidayat, M. T., Khasanah, U., & Meldona. (2025). Implementasi pembiayaan musyarakah pada usaha mikro kecil dan menengah dalam aspek maqashid syariah. IQTISHOD: Jurnal Pemikiran dan Hukum Ekonomi Syariah.

Karim, A. A. (2008). Bank Islam: Analisa fikih dan keuangan (4th ed.). PT RajaGrafindo Persada.

Otoritas Jasa Keuangan. (2024). Pedoman produk pembiayaan musyarakah perbankan syariah. Otoritas Jasa Keuangan.

Pasaribu, A. R., & Anggraini, T. (2024). Pelaksanaan akad musyarakah dalam perbankan syariah. Jurnal Bisnis, Ekonomi Syariah dan Pajak.

Redaksi OCBC. (2023). Akad musyarakah: Skema, hukum, rukun, syarat, dan contohnya. OCBC Indonesia.

Widodo, R., Astiwin, D., Tito Anggi, J., & Maulana, A. K. (2024). Pedoman produk pembiayaan musyarakah perbankan syariah. Otoritas Jasa Keuangan.

Downloads

Published

2026-07-02

How to Cite

Halimah Halimah, Defina Alfiyanti, Serly Amelika Putri, Muhamad faozi alrizki, Falah Alkautsar, Dian Agustin, … Abu Lubaba. (2026). Evaluasi Kepatuhan Syariah pada Akad Musyarakah dalam Pembiayaan Usaha Mikro. Maslahah : Jurnal Manajemen Dan Ekonomi Syariah, 4(3), 11–17. https://doi.org/10.59059/maslahah.v4i3.3077

Similar Articles

<< < 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.