Analisis Yuridis terhadap Sita Pidana dan Sita Umum pada Aset Koperasi Simpan Pinjam Sejahtera Bersama
DOI:
https://doi.org/10.59059/mandub.v4i2.3213Keywords:
Bankruptcy, Creditor Protection, Criminal Seizure, General Seizure, Savings Loan CooperativeAbstract
The asset seizure involving the Sejahtera Bersama Savings and Loan Cooperative brings into conflict the requirements of criminal evidentiary proceedings and the interests of members and creditors in recovering unpaid funds. This study analyzes the legal standing of criminal seizures versus general seizures, the legal consequences when both target the same assets, and resolution mechanisms that preserve asset value and the rights of interested parties. Employing a normative legal research method, the study utilizes statutory, conceptual, and analytical approaches to examine regulations, scholarly articles, institutional documents, and verifiable news reports. The case study is based on publicly available facts regarding the default, the implementation of the homologation agreement, criminal proceedings against management, and asset seizures, without relying on unavailable court judgment copies. The findings indicate that priority cannot be determined solely by the timing of the seizure or a dichotomy between public and private interests. Criminal seizures must be constrained by the asset's connection to the criminal offense, evidentiary needs, the value of the loss, and third-party protections, whereas general seizures operate collectively once bankruptcy criteria are met. The study proposes a functional priority approach involving integrated inventory, verification of ownership and the origin of funds, periodic evaluation of seizure necessity, and reconciliation of recovery proceeds. Such a mechanism can prevent indefinite asset control while simultaneously preserving a source of repayment for members and creditors.
References
Alatas, M. B. I. (2022, August 12). Satgas Koperasi bertemu KSP Sejahtera Bersama bahas penyelesaian PKPU. ANTARA. https://www.antaranews.com/berita/3053937/satgas-koperasi-bertemu-ksp-sejahtera-bersama-bahas-penyelesaian-pkpu
Antoni, V., & Razaga, A. F. (2024). Permasalahan hukum pada kegiatan koperasi simpan pinjam di Indonesia. Veritas et Justitia, 10(1), 179–201. https://doi.org/10.25123/vej.v10i1.7801
Ayudiana, S. (2025, March 13). Kemenkop mediasi permasalahan gagal bayar KSP Sejahtera Bersama. ANTARA. https://www.antaranews.com/berita/4709817/kemenkop-mediasi-permasalahan-gagal-bayar-ksp-sejahtera-bersama
Azizah & Mahardhika. (2024). Dikutip dalam Analisis yuridis terhadap tindak penggelapan dana nasabah. CELAW Journal, Universitas Riau. https://celaw.ejournal.unri.ac.id/index.php/celaw/article/download/10/9/58
Banu & Raharjo. (2023). Dikutip dalam Analisis yuridis terhadap tindak penggelapan dana nasabah. CELAW Journal, Universitas Riau. https://celaw.ejournal.unri.ac.id/index.php/celaw/article/download/10/9/58
Fernando, J., & Nugroho, S. A. (2018). Kedudukan sita pidana terhadap sita umum kepailitan. Jurnal Hukum Adigama, 1(1), 339–363. https://journal.untar.ac.id/index.php/adigama/article/view/2148
Hakim, L. (2021, October 20). Ribuan nasabah KSP-SB di DIY tuntut pengembalian dana capai Rp800 M. ANTARA. https://www.antaranews.com/berita/2471545/ribuan-nasabah-ksp-sb-di-diy-tuntut-pengembalian-dana-capai-rp800-m
Harahap, M. Y. (2016). Pembahasan permasalahan dan penerapan KUHAP: Penyidikan dan penuntutan. Sinar Grafika.
Harir, M., Soegianto, S., Arifin, Z., Sudarmanto, K., & Arifin, M. (2025). Konflik norma (antinomy normen) sita umum dengan sita pidana dalam pemberesan harta pailit. Jurnal USM Law Review, 8(2), 1107–1125. https://doi.org/10.26623/julr.v8i2.11384
Hukumonline. (2021). Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2006 tentang Perlindungan Saksi dan Korban. https://learning.hukumonline.com/wp-content/uploads/2021/09/UU_NO_13_2006.pdf
Isfardiyana, S. H. (2016). Sita umum kepailitan mendahului sita pidana dalam pemberesan harta pailit. Padjadjaran Jurnal Ilmu Hukum, 3(3), 628–650. https://doi.org/10.22304/pjih.v3.n3.a10
Jogloabang. (2023). UU 25 tahun 1992 tentang Perkoperasian. https://www.jogloabang.com/pustaka/uu-25-1992-perkoperasian
Junaidi, Junaidi, et al. HUKUM & HAK ASASI MANUSIA: Sebuah Konsep dan Teori Fitrah Kemanusiaan Dalam Bingkai Konstitusi Bernegara. PT. Sonpedia Publishing Indonesia, 2023.
Kontan.co.id. (2023, April 2). Sejumlah aset KSP Sejahtera Bersama telah disita, ini yang diharapkan para korban. https://nasional.kontan.co.id/news/sejumlah-aset-ksp-sejahtera-bersama-telah-disita-ini-yang-diharapkan-para-korban
Kurniawan. (n.d.). Tindakan koperasi simpan pinjam yang mengakibatkan perbuatan tindak pidana. Lex Jurnalica. https://ejurnal.esaunggul.ac.id/index.php/Lex/article/view/348
Kusumastuti, N. R., & Kanthika, I. M. (2024). Perlindungan hukum anggota Koperasi Simpan Pinjam Sejahtera Bersama atas homologasi yang tidak optimal. Jurnal Cinta Nusantara, 2(4), 47–57. https://doi.org/10.63754/jcn.v2i04.58
Muhaimin. (2020). Metode penelitian hukum. Mataram University Press.
Nola, L. F. (2018). Kedudukan sita umum terhadap sita lainnya dalam proses kepailitan. Negara Hukum, 9(2), 217–234. https://doi.org/10.22212/jnh.v9i2.1047
Nugroho, Wisnu Agung, et al. Sistem hukum & peradilan di Indonesia: Teori dan praktik. PT. Sonpedia Publishing Indonesia, 2024.
Otoritas Jasa Keuangan. (2024). Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 47 Tahun 2024 tentang Koperasi di Sektor Jasa Keuangan. https://ojk.go.id/id/regulasi/Pages/POJK-47-Tahun-2024-Koperasi-di-Sektor-Jasa-Keuangan.aspx
Peraturan Menteri Koperasi dan UMKM Nomor 08 Tahun 2023 tentang Usaha Simpan Pinjam oleh Koperasi. (2024). Slideshare. https://www.slideshare.net/slideshow/peraturan-menteri-koperasi-dan-umkm-nomor-08-tahun-2023-tentang-unit-simpan-pinjam-oleh-koperasi/270872430
Pertanggungjawaban pengurus koperasi dalam tindak pidana penggelapan dalam jabatan (studi kasus KSP Karya Mulya). (n.d.). Locus Journal of Academic Literature Review. https://jurnal.locusmedia.id/index.php/jalr/article/download/214/148/309
Rahmawaty, L. (2022, December 23). Kasus investasi bodong KSP Sejahtera Bersama masuk ke tahap penuntutan. ANTARA. https://www.antaranews.com/berita/3320778/kasus-investasi-bodong-ksp-sejahtera-bersama-masuk-ke-tahap-penuntutan
Republik Indonesia. (1981). Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana. https://peraturan.bpk.go.id/Details/47041/uu-no-8-tahun-1981
Republik Indonesia. (1992). Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian. https://peraturan.bpk.go.id/Details/46650/uu-no-25-tahun-1992
Republik Indonesia. (2004). Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang. https://peraturan.bpk.go.id/Details/40784/uu-no-37-tahun-2004
Republik Indonesia. (2006). Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2006 tentang Perlindungan Saksi dan Korban, sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2014.
Republik Indonesia. (2023). Peraturan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Nomor 8 Tahun 2023 tentang Usaha Simpan Pinjam oleh Koperasi. https://www.regulasip.id/book/21091/read
Republik Indonesia. (2023). Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan. https://peraturan.bpk.go.id/Details/240203/uu-no-4-tahun-2023
Republik Indonesia. (2025). Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana. https://peraturan.bpk.go.id/Details/337302/uu-no-20-tahun-2025
ResearchGate. (2025). Pengembalian kerugian korban sebagai akibat investasi ilegal oleh koperasi. https://www.researchgate.net/publication/346704020
Rohman, Moh Mujibur, and Andes Robensyah. "The Legal Validity of Internet of Things–Based Digital Evidence in Criminal Procedure Law under Law Number 20 of 2025." Jurnal Hukum Siber dan Regulasi Teknologi 1.1 (2026): 12-24.
Rohman, Moh Mujibur, Elladdadi Mark, and Kailie Maharjan. "The position of judges in the Indonesian legal idea." Rechtsnormen: Journal of Law 1.2 (2023): 95-104.
Rohman, Moh Mujibur, et al. "Methodological reasoning finds law using normative studies (theory, approach and analysis of legal materials)." MAQASIDI: Jurnal Syariah dan Hukum (2024): 204-221.
Ruswati. (2022). Eksistensi sita umum kepailitan terhadap sita pidana dalam pemberesan harta pailit. Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora, 2(1), 26–36. https://doi.org/10.55606/khatulistiwa.v2i1.407
Shubhan, M. H. (2015). Hukum kepailitan: Prinsip, norma, dan praktik di peradilan. Kencana.
STEI Repository. (n.d.). Bab II Kajian Pustaka: Landasan teori definisi koperasi. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia. http://repository.stei.ac.id/8957/3/BAB%20II%20KAJIAN%20PUSTAKA.pdf
Sumakud, D. L., Wijayati, R. A., & Simanjuntak, J. (2024). Analisis yuridis kedudukan sita umum yang dilakukan kurator terhadap sita pidana dalam pemberesan boedel pailit. Jurnal Hukum to-Ra, 10(Special Issue), 125–135. https://ejournal.fhuki.id/index.php/tora/article/view/467
Syarif, M., Sunarmi, & Yunara, E. (2023). Kedudukan sita pidana harta benda tindak pidana pencucian uang dengan kedudukan sita umum kepailitan. Locus Journal of Academic Literature Review, 2(9), 757–768. https://doi.org/10.56128/ljoalr.v2i9.230.
Tahir, Rusdin, et al. Metodologi penelitian bidang hukum: Suatu pendekatan teori dan praktik. PT. Sonpedia Publishing Indonesia, 2023.
Tamam, Badrud, et al. "Analysis of Muhammad Baqir al-Sadr's Thoughts on Daya Anagata Nusantara (DANANTARA) as a Sovereign Wealth Fund (SWF)." Lan Tabur: JURNAL EKONOMI SYARIAH 7.2 (2026): 244-262.
Universitas Udayana. (n.d.). Konsep restitusi terhadap perlindungan korban tindak pidana di Indonesia. Kertha Wicara. https://ojs.unud.ac.id/index.php/kerthawicara/article/download/38323/23249
Wajdi, Muhammad Farid, et al. PENGANTAR ILMU HUKUM (Pernormaan Aspek-Aspek Hukum dalam Cita Hukum Indonesia). PT. Sonpedia Publishing Indonesia, 2023.
YAPLegal.id. (n.d.). Restitusi dan kompensasi korban — Pengertian & definisi lengkap. https://yaplegal.id/kamus/restitusi-dan-kompensasi-korban
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Mandub : Jurnal Politik, Sosial, Hukum dan Humaniora

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





